• Percuma

    Jesus: Man – Messenger – Messiah (Book by Abu Zakariya – iera.org)

    About the Author Abu Zakariya has had a life-long interest in comparative religion. Being born in Britain and influenced by his mixed heritage of Arab and European descent, he has had a strong focus on researching Islam and Christianity. After many years of study, discussions and led by a desire to share his experiences in discussing Islam with people of all religious backgrounds, Abu Zakariya authored the popular comparative religion blog www.manyprophetsonemessage.com. He has continued his intellectual and academic pursuits by formally studying and learning from academic scholars trained in Islamic thought and theology. Summary: 1. The History of the Trinity: The many different views about Jesus in the early…

  • Personality,  Psychology

    8 Reasons to Love an Introvert as A Life Partner – Psych2Go

    In this loud and fast-paced world, many introvert find themselves drowned out, overwhelmed or stomped on by society. Here are 8 reason to love an introvert as a life partner according to psych2go. 1. Self Sufficient Introverts are self-sufficient. The first thing you need to know, introverts do not need you. They do not need relationship and they don’t others. No, they don’t need them. They want them. So, if an introvert chooses you, they want you. To want someone is so much more powerful than to need them. Needing someone means that once that need is met, the person is no longer necessary. To want someone however means that there’s…

  • Muamalah,  Percuma

    Konsep Bekerja dalam Islam

    Adakah Konsep Bekerja dalam Islam? Apakah cuma aku di sini yang mempertanyakan kenapa kok kita harus bekerja?(hehe) Jujur, aku bukan tipe orang yang senang bekerja kantoran atau 9to5 worker. Jika yang dulu pernah mengikuti aku di blog masa kuliah, pasti paham kenapa aku kurang suka 9to5. The dead end. Namun semakin kesini aku menyadari bahwa ini lah apa yang Allah takdirkan, aku harus bisa mengambil pelajaran sebanyak mungkin sampai Allah memindahkan aku ke tingkatan yang lebih baik. Suatu ketika sampai kepadaku sebuah hadits yang intinya, “ada dosa-dosa yang hanya bisa dihapus dengan lelah-lelah mencari nafkah.” Setelah itu aku memutuskan untuk bekerja kembali. Disertai keinginan untuk mencari orang untuk dinafkahi tentunya.…

  • Conscious Stream of Writing

    The Skoollection: November 2018

    Assalamu’alaykum I hope this collection finds you well in health and iman. The Skoollection is my monthly curated content around the web which benefited me during the month. I hope it would benefits you as well. The content mostly about me (hehe), Just kidding. Hopefully the content would be about self-improvement, wisdom, i don’t know, guys. I keep the option open. The thing is, i hope it would have benefit. Jazzakallahu khayr. I appreciated that. 🙂 **link is on the subheading, please click 1. Sin, Forgiveness and Repentance in Islam – SeekersHub Atikel ini ditulis oleh Dr. Shadee Elmasry di halaman web seekershub. Secara ringkas, beliau memaparkan konsep dosa, pengampunan…

  • Al-Hikam Ibn 'Attaillah,  Ihsan,  Purification of the Heart,  Tasawuf,  Tazkiyatun Nafs

    Al-Hikam Ibn ‘Attaillah – Notes #01

    “Di antara tanda bersandar kepada amal adalah berkurangnya rasa harap ketika terjadi kesalahan.” Siddi Ahmad Zarruq berpendapat, “Bersandar adalah mengerahkan kekuatan kepada sesuatu. Penyandaran diri merupakan dorongan dari dalam diri yg muncul karena mengharapkan sesuatu dari yang disandari. Tandanya adalah mengutamakan sesuatu yang disandari dan selalu melihat kepadanya, baik ketika menghadap maupun di saat berpaling.” Amal yang dimaksud di sini ialah amal ibadah, seperti shalat dan zikir. Berkaitan dengan bersandar kepada amal, Siddi Ahmad Zarruq membagi manusia menjadi tiga golongan. Pertama, bersandar kepada amal. Golongan ini membatasi diri, mengabaikan karunia Allah, dan yang menjadi tujuan hidupnya adalah mengumpulkan amal. Ia berada dalam kedudukan “islam”, karena takut dan harapnya bersama amal.…

  • Journal

    Ours is Not Caravan of Despair

    Sebagai introvert yang perfeksionis, sudah menjadi konsekuensi logis yang merugikan diri ketika sesuatu yang kurencanakan tak sejalan dengan realita, depresi. Benar, aku pun bisa merasakan depresi. Jangan kaget, selama ini Allah dengan sangat baik menghijabi kekuranganku. Dan jika kamu adalah seorang yang menilai orang lain berdasarkan postingannya, sadarilah, tidak ada orang yang menjadikan kesalahan atau kegagalannya sebagai highlight kehidupannya. Dan kesalahanku di masa lalu, menjadi sumber yang menghantuiku ketika aku ingin memulai hidup baru. Jika ku tak salah hitung, sudah hampir dua bulan ini berlangsung. Dan waktu terasa lama sekali. Implikasi buruk dari hal ini sudah terlalu banyak. Mulai dari rutinitas kebaikan yang terhenti–karena aku perlu step back from the…